Autolyse Steam Bun/Mantao

Recipe: Youtube Diana Rahma
Belum pernah bikin, save resep aja siapa tau mau bikin ahahahhaa…

Bahan:

  • 125 gr terigu protein rendah
  • 60-62 gr air, pengairan 50% (bisa UHT)
  • 15 gr gula
  • 1/2 sdt ragi instan
  • 6 gr minyak sayur

Cara Membuat:

  • Larutkan gula dalam air (sisakan 10 gr air untuk larutkan ragi), lalu campurkan ke tepung. Uleni hingga tercampur rata. Diamkan minimal 2 jam. –> autolyse
  • Setelah autolyse selesa, campurkan ragi dengan 10gr sisa air, aduk hingga larut. Masukkan ragi ke dalam adonan autolyse. Uleni hingga tercampur rata.
  • Masukkan minyak, uleni hingga kalis elastis.
  • Bagi adonan menjadi 4 atau sesuai selera. Bulatkan atau bentuk sesuai keinginan.
  • Proofing 45 menit (hingga mengembang 2x lipat, sesuai suhu ruang masing-masing)
  • Panaskan kukusan hingga mendidih, masukkan mantau, kukus selama 15 menit. Setelah matang, diamkan 3 menitan dalam kukusan. Sajikan

Risoles Ragout Ayam

Risoles adalah salah satu dari banyak cemilan favorit saya. Biasanya saya makan hangat-hangat dengan ditemani cabe rawit. Kombinasi resep dibawah passs banget menurut saya, mantabs! Resep kulit udah cocok banget, gak pernah saya ganti-ganti. Kalau resep isian, biasanya saya sesuaikan dengan bahan yang ada di dapur.

Seperti biasa, selalu lupa ambil foto makanan setelah jadi karena gak sabar untuk masukin ke perut ahahahaa… Sementara foto isian dan kulit sebelum di gulung dulu ya.

Bahan Kulit
Sumber: Instagram @bunda_didi

  • 150 gr terigu protein sedang
  • 2 butir telur
  • 1/4 sdt garam
  • 1 sdm minyak
  • 400 ml susu cair

Aduk rata semua bahan, saring, buat dadar tipis-tipis.

Isian Ragout
Sumber: Instagram @icenguik

  • 1 siung bawang bombay, cincang kasar
  • 2 siung bawang putih, cincang kasar
  • 3 siung bawang merah, cincang kasar
  • 3 buah wortel, potong dadu kecil
  • 1 buah kentang, potong dadu kecil
  • 1 buah dada ayam, kukus, potong-potong kecil
  • minyak untuk menumis
  • 1 sdm roombooter
  • 2 sdm terigu protein sedang
  • 450 ml susu cair full cream
  • 3 sdm susu kental manis
  • garam, gula, merica secukupnya
  • 3/4 butir pala, parut
  • 1 sdt kaldu jamur
  • 4-5 helai daun bawang, iris halus
  • 1 sdm keju parmesan bubuk (optional)

Cara membuat isian

  • Rebus setengah matang potongan wortel dan kentang.
  • Tumis bawang sampai harum, masukkan terigu, aduk sebentar.
  • Masukkan roombooter, aduk lagi.
  • Masukkan wortel, kentang, ayam, susu cair, susu kental manis, garam, bula, merica, kaldu dan pala, masak hingga mengental.
  • Masukkan daun bawang, keju parmesan, koreksi rasa.
  • Angkat, diamkan sampai suhu ruang sebelum digunakan untuk isian.

Ayam Woku

Kali ini, saya mau membagikan sekaligus menyimpan resep Ayam Woku yang menurut saya enak. Mirip dengan rasa Ayam Woku yang dijual di rumah makan Manado. Lebih enak kalau pakai ayam kampung dan dengan daun kemangi yang banyak. Foto menyusul ya…. ayamnya udah ludes baru inget foto ahahahaa….

Yang saya tulis dibawah ini adalah resep yang saya salin dari instagram susie.agung. Silahkan disesuaikan dengan selera masing-masing jika perlu ya…

AYAM WOKU

Bahan:
1/2 ekor ayam kampung muda (potong sesuai selera)
3 ikat kemangi (petiki daunnya)
5 lembar daun jeruk purut (iris halus)
2 tangkai daun bawang (iris kasar)
1 lembar daun pandan (iris kasar)
1 lembar daun kunyit (iris halus)
2 batang serai (memarkan)
1 buah tomat besar (iris kasar)
1 buah jeruk nipis (ambil airnya)
Gula, garam dan minyak goreng secukupnya

Bumbu ulek kasar:
7 siung bawang merah
4 siung bawang putih
8 buah cabe merah keriting
2 buah kemiri sangrai
10 buah cabe rawit merah (sesuai selera)
1 ruas jahe
1 ruas kunyit

  • Cuci bersih ayam, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan 10 menit, cuci lagi, sisihkan.
  • Tumis bumbu ulek sampai wangi, masukkan tomat, daun jeruk, daun kunyit, serai dan pandan. Aduk rata.
  • Masukkan ayam, bumbui dengan garam dan gula. Aduk sampai berubah warna. Beri air 1-2 gelas. Tutup. Aduk sesekali supaya bumbu meresap.
  • Menjelang ayam matang, masukkan daun bawang dan daun kemangi. Aduk cepat. Cicipi. Bila sudah pas matikan kompor.

Happy cooking!!

Chocolate Chip Scones

Ada yang pernah makan Chocolate Chip Scones di IKEA? Saya sih kurang suka karena menurut saya terlalu manis. But My-Other-Half loves it soooo much sampe-sampe tiap ke IKEA Alam Sutera yang kami hampiri pertama adalah Coffee Shop nya—they also have a nice cappuccino by the way. Selama pandemi, kami 2 kali ke IKEA dan sang lelaki sedikit kecewa karena mereka gak jual lagi tuh si Scone favoritnya. Entah kenapa. Mungkin mereka juga mengurangi jumlah makanan ya, karena saya lihat penyajian dalam etalase pun dibatasi dan dibungkus per items.

Merasa tertantang, saya browsing doooongg… masa sih bikin scones aja gak bisa. Dan pilihan jatuh ke resep Chocolate Chip Scones dari web Sally’s Baking Addiction. Surprisingly, saya suka banget. Gak terlalu manis dan rasanya well-balance aja. Ada rasa cinnamonnya plus pake brown sugar jadi rasanya khas banget. Tapi dasar laki-laki saya itu susah banget dibelokin seleranya, dia bilang scones buatan saya itu adalah choco chip cookies dengan cinnamon and his favorite scones still…buatan IKEA ahahahhaaa… what ever!

Oh iya, ini adonannya sticky banget walaupun sudah didiamkan di kulkas, saya sampai bingung pada saat shapingnya, jadilah bentuknya cuma dome gak jelas gitu ahahahaha. But it’s ok, once it baked you’ll love it. Next time bikin lagi, saya akan lebih aware dan akan coba bikin bentuk yang agak bagus. Nilai plus dari Sally’s Baking Addiction, ada notes yang dia kasih sebagai tambahan referensi kita. Original recipe dan notesnya saya copy dibawah ya…. Oh iya, karena saya suka kacang, kemarin saya tambahkan 100 gr kenari sangrai. Source: https://sallysbakingaddiction.com/chocolate-chip-scones/

Ingredients

  • 2 cups (250g) all-purpose flour (spoon & leveled), plus more for hands and work surface
  • 2 and 1/2 teaspoons baking powder
  • 1 teaspoon ground cinnamon
  • 1/2 teaspoon salt
  • 1/2 cup (1 stick; 115g) unsalted butter, frozen
  • 1/2 cup (120ml) heavy cream (plus 2 Tbsp for brushing)
  • 1/2 cup (100g) packed light or dark brown sugar
  • 1 large egg
  • 1 and 1/2 teaspoons pure vanilla extract
  • 1 and 1/4 cups (225g) mini chocolate chips*
  • optional: coarse sugar for sprinkling on top before baking
  • optional: confectioners’ sugar for sifting on top after baking

Instructions

  1. Whisk flour, baking powder, cinnamon, and salt together in a large bowl. Grate the frozen butter using a box grater. Add it to the flour mixture and combine with a pastry cutter, two forks, or your fingers until the mixture comes together in pea-sized crumbs. See video above for a closer look at the texture. Place in the refrigerator or freezer as you mix the wet ingredients together.
  2. Whisk 1/2 cup heavy cream, brown sugar, the egg, and vanilla extract together in a small bowl. Drizzle over the flour mixture, add the chocolate chips, then mix together until everything appears moistened.
  3. Pour onto the counter and, with floured hands, work dough into a ball as best you can. Dough will be sticky. If it’s too sticky, add a little more flour. If it seems too dry, add 1-2 more Tablespoons heavy cream. Press into an 8-inch disc and, with a sharp knife or bench scraper, cut into 8 wedges.
  4. Brush scones with remaining heavy cream and for extra crunch, sprinkle with coarse sugar. (You can do this before or after refrigerating in the next step.)
  5. Place scones on a plate or lined baking sheet (if your fridge has space!) and refrigerate for at least 15 minutes.
  6. Meanwhile, preheat oven to 400°F (204°C).
  7. Line a large baking sheet with parchment paper or silicone baking mat. After refrigerating, arrange scones 2-3 inches apart on the prepared baking sheet(s).
  8. Bake for 22-25 minutes or until golden brown around the edges and lightly browned on top. Remove from the oven and cool for a few minutes before enjoying. Dust with confectioners’ sugar if desired.
  9. Leftover scones keep well at room temperature for 2 days or in the refrigerator for 5 days.

Notes

  1. Special Tools: Mixing BowlsBox GraterPastry CutterBaking SheetSilpat Baking MatPastry BrushSifter
  2. Freezing Instructions: See blog post above.
  3. Overnight Instructions: Prepare scones through step 4. Cover and refrigerate overnight. Continue with the recipe the following day.
  4. Chocolate Chips: I prefer mini chocolate chips because you get more in every bite! Regular size is just fine, though you may want to increase the amount to 1 and 1/2 cups (270g).
  5. Over-spreading: Start with very cold scone dough. Expect some spread, but if the scones are over-spreading as they bake, remove from the oven and press back into its triangle shape (or whatever shape) using a rubber spatula.

Wortapel

Day-2 menggunakan slow juicer. Jus pagi tadi, Wortapel alias wortel dan apel 🥰

Saya pakai mason jar ukuran 473 ml, tapi isinya gak penuh, cuma 300ml lebih sedikit.

Buah yang saya pakai hari ini:

  • 500gr wortel lokal
  • 1 buah (170gr) apel granny smith

Katanya sih wortel lokal lebih keras dan menghasilkan lebih sedikit sari buah dibadingkan dengan wortel import. Mungkin memang benar sih, karena saya pernah masak sayur sop pakai wortel import dan si wortel ini lebih cepat empuk dan lebih manis.

Lain kali saya coba deh dan akan saya bagikan hasilnya disini.

Tetap sehat y’all!!

Minuman Berwarna

Di rumah ada mainan baru. Setelah mikir bolak balik dan tiap ke toko perkakas pasti berhenti di counter slow juicer, akhirnya ada juga rejeki yang bisa dan rela disisihkan untuk beli alat ini. Gak beli yang seri tinggi seperti niat awal, tetapi pilihan jatuh pada yang bisa untuk bikin jus aja.

Pagi ini perdana pakai si slow juicer. Minuman berwarna pada gambar di atas adalah hasil dari:

  • 1 buah jeruk sunkist ukuran kecil
  • 2 buah jeruk honey murcot ukuran sedang
  • 1 buah apel granny smith
  • 3 lembar kale

Yang warna orange, hanya campuran jeruk dan apel. Sedangkan yang hijau, ada tambahan kale nya. Hasilnya enak, lebih enak dari cold pressed juice yang suka saya beli di mal. No sugar and water added.

Tetapi tetap perlu diingat—sekaligus self-reminder, bahwa jus seperti ini gulanya tinggi, buah yang diekstraksi kadar gulanya melonjak. Jadi untuk yang punya gula tinggi, batasi minum jus nya atau bisa disiasati dengan lebih banyak jus sayuran. Kalau beranggapan bahwa jus sayuran itu gak enak, coba dulu deh, enak kok, kalau perlu tambahkan buah untuk pemanisnya.

Besok bikin jus apa yaaa…

Pandan Chiffon Cake – Tips & Tricks

As an amateur baker, I have failed so many times. Mostly, the cake taste delicious, but it doesn’t look appetizing. For me it’s still forgiven simply because now I bake it for myself—oh well..and my husband, plus our friends when they come around and our security guards 🤣. But then I always tell my self to keep practising and be a better baker, just in case one day I want to make money from it.

Hari ini saya bikin Chiffon Cake Pandan. Seperti biasa, pakai resep dari buku Tintin Rayner. It looked perfect inside the oven, but when I took it out of the oven, put it upside down then it started to shrink 😌 I tried to remember if there’s anything I did that might cause the cake won’t stay on it’s beautiful shape. Kayaknya karena suhu oven saya set terlalu tinggi 😅

Anyways… ini saya share tips and tricks bikin Chiffon Cake yang saya kumpulkan dari berbagai sumber, silahkan menambahkan jika ada tips lainnya:

  • Gunakan telur yang segar dan bersuhu ruangan. Ini penting banget supaya hasil kocokan putih telurnya mengembang sempurna;
  • Saat mengocok putih telur, gunakan mixer dengan kecepatan sedang, kocok hingga berbuih baru masukkan gula secara bertahap;
  • Masukkan adonan ke dalam loyang secara perlahan, katanya sih supaya tidak terbentuk gelembung udara;
  • Panggang dengan oven bersuhu rendah—oven saya di 160 derajat dengan api bawah saja. Silahkan menyesuaikan dengan oven masing-masing.

Lastly, practice makes perfect. Happy baking!!

Sweet & Savory

Saya senang baking. Sudah lama follow beberapa Instagram home baker dan menyimpan beberapa resep yang saya suka.

Hari ini saya coba bikin roti yang dibentuk hati, yes Dear…LOVE… Kebetulan masih punya tepung Komachi yang katanya bagus untuk bikin roti. Saking serius dan capek ngulen manual karena gak punya mixer roti, sampai lupa foto-foto. Gak nyangka, hasilnya bagus dan enaaaakkk….

Resep roti pakai Basic Milk Bread punya mbak @icenguik di IG. Untuk isian, saya bikin manis (chocolate paste+meses) dan asin (a mix of butter, margarine, garlic and parsley) supaya ada variasi.

Happy 😀 😀