Cerita Pagi

Hari ini kebetulan jadwal masuk kantor. Masih naik taksi mumpung rute perjalanan masih bersahabat.

Saat buka pintu, seperti biasa saling menyapa “Selamat Pagi!”, saya menyebutkan tujuan saya meskipun sudah saya tuliskan juga di aplikasi. Pak Taksi langsung membuka pembicaraan dengan kalimat, “Maaf bu agak terlambat karena saya tadi bantu ibu-ibu kecelakaan jatuh dari motor terlempar ke rimbunan pohon bambu.”. Perhatian saya langsung tertuju kepada cerita tersebut, spontan bertanya, “Dimana pak?”. Pak Taksi pun melanjutkan ceritanya dan menunjuk arah yang berlawanan dengan rute perjalanan kami. Yaaa…kalau saat ini, dari gang rumah saya kami kearah kanan, Pak Taksi menunjuk kearah kiri. Hmm.. ok, memang di arah kiri itu ada satu sisi yang ditumbuhi tanaman bambu. But hold on, saya terbiasa memperhatikan lokasi taksi yang saya pesan pada aplikasi sehingga saya bisa memperhitungkan kapan saatnya saya harus pakai sepatu. Saya yakin bahwa taksi yang saya pesan ini, datang dari arah yang berlawanan dengan lokasi rimbunan pohon bambu tersebut. Menarik!

Author: Jemari Menari

No one but a stack of brick outside and a sweet marshmallow inside.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: